Diving / Indonesia / Journal & Travels / Personal

Minion is Now Licensed to Dive

Senangnya kelas belajar selam dan ujian sertifikasi selam sudah terlewati. Nggak senangnya karena rasanya dua hari satu malam itu kok rasanya terlewati cepet banget. Kemarin kan melek bangun tidur langsung angin sepoi-sepoi di pantai, jalan kaki sedikit udah sampai dermaga tempat perahunya antar kita ke tengah laut, sekarang pantainya, dermaganya mana?

Lokasi ujiannya sendiri di Barat Pulau Semak Daun, 10-15 menit naik perahu dari Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu. Berbekal olesan sunblock, sudah pakai wetsuit dan booties, kami beserta segala peralatan selam diantar ke tengah laut sekitar jam 10 pagi. Inget banget perasaan kita berdua udah tegang aja itu.

Ada semacam area yang cukup dangkal (sekitar kedalaman 6-7 m) beralas pasir dan karang. Di lokasi inilah kami berdua ujian. Konon sih kalau kebanyakan orang ujiannya masih dekat dermaga. Boleh lah ya kita bangga sedikit langsung nyebur jauh di tengah laut hehe. Ujiannya sendiri hanya berlangsung total sekitar 20 menit. Setelah ujian kami dibawa selam keliling-keliling karang mulai lihat kehidupan bawah laut sekaligus membiasakan buoyancy.

IMG-20160604-WA0043 (1)

Kulo nuwuun….

Rasanya gimana? Masih ada canggung sana sini dan gugup sedikit di fun dive pertama itu. Lumayan lama juga kita keliling-keliling, sekitar 40an menit. Setelah itu kita naik dulu, surface time sambil makan siang dan bahas ini itu soal selam tadi. Mewah banget rasanya makan di tengah laut begitu. Menunya nasi, ikan goreng, cumi-cumi, tempe orek, sambal dan kerupuk tentunya. Pemandangannya? Biru. Laut. Langit. Burung. Sedap.

Setelah selesai makan dan istirahat, kita pindah lokasi ke Barat Pulau Aer. Kita siap-siap lagi untuk turun selam. Kali ini kami bertujuh! Kali ini sekitar 40 menit juga, safety stop nya kali ini sukses. Pakai nyasar ke kedalaman 20 m pula. Kali ini sudah lebih bisa menikmati lihat kehidupan sekitar terumbu karang dan foto-foto walau buoyancy masih ngawur dan nubruk-nubruk diving buddies nya.

 

Nggak kerasa udah sore menjelang matahari terbenam, kita ke Pulau Nusa Keramba untuk lihat penangkaran hiu dan menikmati suasana matahari terbenam. Riang banget lah sore itu.

Pulang kembali ke dermaga, beres-beres dan bersihkan alat. Sampai kamar langsung bilas segala macam dengan air bersih yang dilanjutkan dengan mandi dan tentu saja makan malam. Setelah makan malam yang bawaannya sudah kepengin tidur aja tuh, masih ada satu lagi ujian tertulis!

Keesokan paginya, bangun pagi langsung jalan kaki di pantai dan kawasan mangrove sambil nunggu makan pagi diantarkan. Kami akhirnya makan pagi di pinggir pantai dengan angin sepoi-sepoi sambil atur strategi supaya dapet foto yang ciamik dengan kehidupan sekitar terumbu karang. Penting kak!

Diving kali ini kita dibawa ke Utara Pulau Pramuka, masih pagi dan laut masih proses pasang laut. Setelah agak tenang, kita kembali turun. Kali ini saya dapat lihat penyu dan elus-elus anemon laut. Aah gemes! Ditambah pengalaman selam dengan arus yang menurut saya yang basic diver ini lumayan bikin deg-deg ser, lengkap deh keseruannya.

Setelah itu kami dibawa lagi ke Sea Garden Site untuk istirahat sebelum selam lagi. Matahari belum lagi di atas kepala. Perut saya terasa kembung dan kelihatannya agak rewel karena pagi tadi makan pakai sambal. Rasanya nggak enak banget deh dan bikin nggak yakin untuk turun selam kali ini. Meski demikian saya sedikit paksain dan begitu masuk air – wew – berusaha menenangkan diri dan perut tapi ngga bisa, rasanya kembung dan mual ngga keruan. Akhirnya aku memutuskan untuk naik lagi. Sedih nggak bisa foto-foto sama Clown Fish dan lihat konservasi terumbu karang. 😦

Moral of the story, libur dulu deh makan sambal saat diving trip!

Setelah itu kita kembali ke dermaga, seperti biasa beresin dan bersihkan alat. Setelah itu mandi, makan siang lalu siap-siap pulang. Loh udah mau pulang lagi aja ini? Yaaah.

IMG-20160606-WA0005

Sambil nunggu kapal kembali ke Ancol

Ngga sabar deh diving trip berikutnya. Ada danau di Majalengka yang katanya sip untuk dijajal. Belum lagi yang jauh-jauh, Nusa Penida? Derawan? Raja Ampat? Saya siap-siap bikin kategori baru di blog ini kayaknya ya. 😀

Oiya, buat yang berlokasi di Bandung dan sekitarnya dan ingin tahu lebih lanjut dunia diving ini, bisa cek Sekolah Diving Bandung ya.

Yay, this minion is now licensed to dive!

B-UB0RfCYAAVK3e

 

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Minion is Now Licensed to Dive

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s